Gigitan Binatang Berbahaya - Metode Pertolongan Pertama

Selamat datang di blog Fulanindo.
Nah disini saya akan membagikan sedikit materi PMR yaitu tentang cara menangani gigitan binatang yang berbahaya seperti : Gigitan Ular, Gigitan Lipan, Gigitan Lintah dan Pacet dengan Metode Pertolongan Pertama. Seperti yang kalian ketahui diatas, ada banyak sekali hewan yang mempunyai gigitan yang berbahaya, dan penanganan dari masing masing hewan diatas pun berbeda-beda tentunya. Langsung saja berikut adalah cara penanganannya :

gigitan ular berbisa

1. Gigitan Ular

Tidak semua ular berbisa, akan tetapi hidup penderita atau korban tergantung pada ketepatan diagnosa, maka pada keadaan yang meragukan ambillah sikap menganggap ular tersebut berbisa.

Sifat bisa atau racun ular terbagi menjadi tiga, yaitu:

   1. Hematotoksin (keracunan dalam)
   2. Neurotoksin (bisa/racun menyerang sistem saraf)
   3. Histaminik (bisa menyebabkan alergi pada korban)

Nyeri yang sangat dan pembengkakan dapat timbul pada gigitan, penderita dapat pingsan, sukar bernafas dan mungkin disertai muntah.

Sikap penolong yang sangat penting yang paling utama yaitu menenangkan penderita karena rata-rata penderita biasanya takut mati. Oleh karena itu kita harus cepat mengambil bertindak :
• Telentangkan atau baringkan penderita dengan bagian yang tergigit lebih rendah dari jantung.
• Tenangkan penderita, agar penjalaran bisa ular tidak semakin cepat
• Cegah penyebaran bisa penderita dari daerah gigitan
• Torniquet di bagian proximal daerah gigitan pembengkakan untuk membendung sebagian aliralimfa dan vena, tetapi tidak menghalangi aliran arteri.
• Torniquet / toniket dikendorkan setiap 15 menit selama + 30 detik
• Letakkan daerah gigitan dari tubuh
• Berikan kompres es
• Usahakan penderita setenang mungkin bila perlu diberikan petidine 50 mg/im untuk menghilangkan rasa nyeri
• Perawatan luka
   * Hindari kontak luka dengan larutan asam Kmn 04, yodium atau benda panas
   * Zat anestetik disuntikkan sekitar luka jangan kedalam lukanya, bila perlu pengeluaran ini dibantu dengan pengisapan melalui breastpump sprit atau dengan isapan mulut sebab bisa ular tidak berbahaya bila ditelan selama tidak ada luka di mulut.
• Bila memungkinkan, berikan suntikan anti bisa (antifenin)
• Perbaikan sirkulasi darah
   * Kopi pahit pekat
   * Kafein nabenzoat 0,5 gr im/iv
   * Bila perlu diberikan pula vasakonstriktor
• Obat-obatan lain
   * Ats
   * Toksoid tetanus 1 ml
   * Antibiotic misalnya: PS 4:1 2.

2. Gigitan Lipan

Ciri - ciri :
• Ada sepasang luka bekas gigitan
• Sekitar luka bengkak, rasa terbakar, pegal dan sakit biasanya hilang dengan sendirinya setelah 4-5 jam

Tindakan :

• Kompres dengan yang dingin dan cuci dengan obat antiseptik
• Beri obat pelawan rasa sakit, bila gelisah bawa ke paramedik


3. Gigitan Lintah dan Pacet*

Ciri - ciri :

Pembengkakan, gatal dan kemerah-merahan (lintah)

Tindakan :

• Lepaskan lintah/pacet dengan bantuan air tembakau/air garam
• Bila ada tanda-tanda reaksi kepekaan, gosok dengan obat atau salep anti gatal

0 Response to " Gigitan Binatang Berbahaya - Metode Pertolongan Pertama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel